09/12/2022

Ponpes Sabilurrosyad Gasek

Khidmah Konten dari Pesantren

Begini Isi Surat Meminta Perempuan Siap Dinikahi

(Dok: Zakaria)

Ponpesgasek.id—Mungkin caraku ini sedikit alay. Tapi ya endak serta merta gitu seh. Tergantung bagaimana melihat dari sudut pandangnya.

Romantis, alayers, atau speechelss.

Badan terasa adem panas setelah perjalanan Gandusari-Karanganom. Seperti masuk angin, tapi gemetar, buat bernafas kayak terengah-engah. Jane ya gak tas playon. heheheu.

Singkat cerita. Setelah berjamaah shalat isya’ bersama Kevin, dan Emak. Ku putuskan untuk membuat sebuah surat. Surat tersebut intinya;

Pertama, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan. Telah mentakdirkan untuk membuka sedikit tabir jodoh dan kehidupan. Yang awalnya sedikit pesimis, maju tidak ya.

Berkat rekomendasi istikhoroh Masyayikh. Mau tidak mau, ini mungkin sebuah jawaban.

Kedua, memberikan sebuah gambaran soal jodoh. Kalau memang sudah waktunya, cepat atau lambat pasti akan melewati fase fase dag dig dug duuuuar.. secara perasaan perempuan lebih tajam dan dalam. Kok perempuan, cowok pun ya melu geeeeerr..wkwkw

Ketiga, permohonan maaf. Karena apa?
Telah hadir dihubungkan putus nyambungnya si dia. Fair fair-an saja. Aku memang salah terlalu masuk —bahasa jawanya menggak hubungan, jare bolo-bolo kelas Diniyah seh ngunu.

Kesalahanku berangkat ketidaktahuanku soal hubungan tersebut. Otomatis, sudah seharusnya aku meminta maaf kepada si dia, pun kepada yang menjadi jawaban hasil istikhoroh.

Untuk lebih jelasnya. Jangan dibaca surat dibawah ini..wkwkwkw

Akhir lembar berikutnya dibalik kertas ya. Ini bagian klimas atau penutup.

Ya bukan hal yang tabu. Kalau perempuan perawan dalam meng-iya-kan sebuah iktikad ke jenjang yang lebih serius bukan lewat perkataan.

Jadi para cowok harus cerdik bagaimana memposisikan diri. Meraih jawaban terbaik —bagi dia tidak baik, ya harus legowo dan sabar luur.

Suasana tegang pasti.

Nah, dari situ aku ingin membuat suasana tegang, seolah-olah suantui. Bahkan lucu.
Dengan menambah pilihan jawaban, dibumbui emoticon 🙂

Tidak lupa tetep memberikan semangat padanya. Karena posisinya pasti tidak karuan. Berhubung ia masih punya adik, bisa dibilang kecil, seusia anak Taman Kanak-kanak sudah hidup dengan perjuangan lebih.

Kembali sebenarnya. Penyemangat ku kepadanya juga menjadi lompatan semangatku —seandainya aku ditolak. Hehehehe. Pokoke kudu legowo dan berbesar hati.

Eh ya. Masing-masing punya karakteristik dan suasana berbeda. Dan punya cara atau versinya sendiri. So aku yakin kalian bisa.

Pantang ceklekan (patah hati) bagi lelaki. Wani ngopi lak ditolak rabi…heheheu

Bisa disimak begini, chekidott..

#PartVI