Ponpesgasek.id – Silaturahmi antara Kyai Marzuki Mustamar bersama Ibu Nyai Saidah dan keluarga berkunjung ke ndalem Gus Raden Arya Pradana, tokoh spiritual sekaligus tokoh pengobatan alternatif, yang beralamat di Jalan Retno Inten No. 409, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta, pada pukul 16.04 WIB.
Kedatangan Kyai Marzuki Mustamar beserta rombongan disambut langsung oleh Gus Raden Arya Pradana bersama Den Ocha selaku istri beliau, serta para penderek di antaranya Endy Saputro, Maryadi, dan Alif. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, penuh penghormatan, dan persaudaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Raden Arya Pradana yang juga dikenal sebagai keturunan Trah Sultan Hamengkubuwono II Yogyakarta, berdiskusi secara mendalam bersama Kyai Marzuki Mustamar mengenai berbagai persoalan kebangsaan, persatuan umat, hingga pentingnya menjaga maslahat masyarakat secara luas.
Diskusi yang berlangsung hangat itu membahas pentingnya memperkuat organisasi-organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai pilar umat Islam di Indonesia. Menurut Gus Raden Arya Pradana, organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai kebersamaan, serta membangun kemaslahatan umat secara luas. Ia juga menekankan bahwa kebersamaan antar organisasi keagamaan harus terus dijaga demi terciptanya keharmonisan sosial di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Meski keduanya baru saling mengenal lebih dekat, Kyai Marzuki Mustamar sangat terbuka dalam berdiskusi dan menerima berbagai pandangan serta masukan dari Gus Raden Arya Pradana, khususnya terkait persoalan kebangsaan dan kehidupan umat. Sikap tersebut menunjukkan keluasan pandangan dan kerendahan hati seorang ulama besar yang tetap terbuka terhadap pemikiran dan nasihat dari berbagai kalangan.
Di hadapan Gus Raden Arya Pradana, sosok Kyai Marzuki Mustamar dikenal sebagai kyai kharismatik yang memiliki ilmu mendalam, berkepribadian santun, rendah hati, namun tetap teguh memegang prinsip perjuangan dan nilai-nilai keislaman.
Dalam pertemuan tersebut, Kyai Marzuki Mustamar juga secara langsung meminta kepada Gus Raden Arya Pradana agar berkenan mendampingi dirinya sebagai penasihat dan pendamping spiritual. Permintaan tersebut menjadi gambaran tentang ketawadhuan Kyai Marzuki Mustamar yang tidak segan menerima masukan dan dukungan demi kemaslahatan.
Keduanya juga menyampaikan harapan dan doa agar para pemimpin negeri Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah serta melayani rakyat Indonesia.
Setelah diskusi dan silaturahmi berlangsung, acara kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama.
Pemulis: Fauzan Sidik

