Ponpesgasek.id – Ikatan Pengurus Pondok Bani Mujahid sukses menggelar Pelatihan Videografi kolaboratif bersama Gasek Multimedia pada Ahad (04/01/2026). Bertempat di Gedung MA Putra Pondok Bani Mujahid, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas multimedia bagi para santri.
Acara yang dikemas semi-formal ini menghadirkan Fauzan Sidik, Ketua Divisi Videografi Gasek Multimedia, sebagai pemateri utama. Fauzan sendiri merupakan alumnus program beasiswa pelatihan multimedia pesantren kolaborasi Kemenag RI dan LPDP di UIN Raden Fatah Palembang.
“Pelatihan ini adalah upaya mengamalkan ilmu yang saya dapatkan selama satu bulan di Palembang. Saya ingin berkontribusi nyata bagi pengembangan media pesantren,” ujar Fauzan di sela-sela materi.
Peserta yang terdiri dari jenjang SMP, SMA, hingga mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Materi difokuskan pada teknik dasar videografi, mulai dari angle (sudut pandang), frame size (bidang pandang), komposisi, hingga camera movement (pergerakan kamera).
Setelah pemaparan teori singkat selama 30 menit, para santri langsung ditantang melakukan praktik berkelompok. Hasilnya cukup memuaskan; para peserta mampu memproduksi video kompilasi teknik kamera sesuai instruksi dengan apik.

Para santri saat praktik memproduksi video bersama pemateri.
Menepis Stigma Negatif Ketua Pelaksana, Alif Kurniawan, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan respons strategis terhadap dinamika media sosial saat ini.
“Kami ingin santri mampu menghadirkan konten positif untuk menepis stigma negatif terhadap pesantren yang sering muncul di medsos. Selain itu, kami ingin pengelolaan media di delapan cabang Pondok Bani Mujahid bisa lebih merata dan berkualitas melalui program berkelanjutan seperti ini,” tegas Alif.
Senada dengan itu, Ahmad Irfan, salah satu peserta, mengaku sangat terbantu dengan metode praktik langsung. Ia berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi media internal pondok untuk lebih terorganisir dan kompetitif.

Ditutup dengan Doa Rangkaian acara diakhiri dengan khidmat melalui doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Ishomuddin. Sebagai penutup, sesi foto bersama dilakukan sebagai simbol sinergi antara pemateri, panitia, dan peserta.
Melalui bekal keterampilan ini, santri Bani Mujahid diharapkan tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai pesantren yang kreatif dan berkualitas di ruang digital.
Penulis: Muhammad Rifki Amiruddin


menarik